Perbedaan Warna RGB vs CMYK – Digibook Digital Printing Semarang

Mengenal perbedaan warna RGB vs CMYK dan aplikasi penerapannya di industri percetakan dan digital printing. Pada artikel ini, tim digibook promotion akan membahasnya secara lebih detail. Dalam dunia printing, terdapat  dua  sistem pewarnaaan yakni , RGB ( Red Blue Green) dan CMYK ( Cyan Magenta Yellow dan Black).Perbedaan paling mendasar dari RGB dan CMYK adalah RGB lebih ditujukan untuk tampilan digital, sedangkan CMYK untuk kepentingan percetakan.Dalam industri percetakan warna CMYK digunakan sebagai warna utama. CMYK digunakan dalam pencetakan warna, dan juga digunakan untuk menggambarkan proses pencetakan itu sendiri.

CMYK adalah model warna di mana semua warna digambarkan sebagai campuran dari empat warna proses ini. Model warna ini bersifat subtraktif artinya semakin banyak tinta yang ditambahkan, semakin dekat anda dengan warna hitam. CMYK digunakan untuk percetakan foto, pembuatan spanduk, pembuatan stiker label kemasan, label makanan, poster, buku dll. RGB adalah sistem pewarnaan dari perangkat layar digital. RGB dikenal sebagai ‘aditif’, artinya semakin banyak sinar RGB yang dipancarkan, semakin dekat Anda dengan warna putih. Jika tidak ada cahaya yang dipancarkan (RGB 0 0 0) Anda akan menjadi hitam. Berikut adlah perbedaan warna RGB vs CMYK   Yang mendasar.

rgv vs cmyk - digital printing semarang

Gambar 1. Perbedaan warna CMYK dengan RGB ( sumber : ecolourprint.co.uk)

Baca juga : Apa itu Gambar Raster dan Vektor

Perbedaan Warna RGB vs CMYK

 Apa Itu RGB?

RGB merupakan singkatan dari Red, Green, dan Blue. Warna ini merupakan warna yang ditampilkan di layar monitor. Jadi, warna yang ada di teleivisi, komputer, laptop, LCD, dan lain-lain berasal dari perpaduan tiga warna ini. Selain itu, warna RGB memiliki tingkat kecerahan yang lebih baik dibandingkan CMYK.

Kapan Menggunakan RGB?

Lalu kapan anda harus menggunakan warna RGB? Perlu diketahui bahwa format RGB nanti akan dipakai untuk menampilkan gambar langsung ke layar monitor. Jadi, beberapa layar monitor seperti televisi, LCD, dan lain sebagainya menampilkan gambar yang dihasilkan oleh warna RGB. Selain itu, ada juga mesin cetak protable yang di dalam menghasilkan warnanya menggunakan warna RGB.

Apa itu CMYK?

CMYK adalah singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Keempat warna ini adalah warna yang digunakan sebagai warna output dari latar belakang putih, seperti kertas. Printer yang anda gunakan saat ini berasal dari keempat warna ini. CMYK merupakan jenis warna yang masih dijadikan sebagai standar warna untuk percetakan.

Kapan Menggunakan CMYK?

Sekarang mungkin anda bertanya-tanya kapan anda harus menggunakan warna CMYK? Warna jenis CMYK digunakan ketika anda hendak menghasilkan warna pada hasil handcopy atau cetakan. Warna CMYK juga digunakan untuk mencetak gambar pada film. Beberapa alat yang outputnya menggunakan warna CMYK antara lain: mesin offset, printer, sablon, dan lain sebagainya.

Perbedaan RGB dan CMYK

Memahami kedua jenis warna ini memang sangat penting bagi mereka yang setiap hari selalu berurusan dengan dunia desain grafis. Jika seseorang sampai salah dalam memilih dan mencetak warna, maka hasilnya tidak akan maksimal dan malah akan membuat gambar yang dihasilkan malah tidak menarik. Permasalahan ini sebenarnya tidak jarang dialami oleh mereka yang sudah mendesain gambar tersebut di aplikasi desain dan kemudian tinggal proses mencetak saja. Desain yang sebenarnya terlihat menarik ketika berada di layar monitor malah terkesan percuma karena kesalahan di dalam pemilihan warna untuk mencetak. Maka dari itu, seorang desainer grafis yang profesional harus benar-benar mengetahui perbedaan kedua warna ini dan kapan mereka harus menggunakan warna RGB dan kapan harus menggunakan CMYK.

Untuk itu, di bawah ini kami akan memberikan penjelasan tentang beberapa perbedaan yang dimiliki oleh warna RGB dan CMYK yang harus diketahui.

Baca Juga : Apa Perbedaan PPI vs DPI – Digital Printing Digibook Promotion

rgv vs cmyk - digital printing semarang

Gambar 1. Perbedaan warna CMYK dengan RGB  Pada Saat di cetak, Warna RGB saat di cetak akan menjadi kusam ( sumber : baliprintshop.com)

Warna RGB

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa RGB merupakan singkatan dari Red, Green, Blue. Hasil dari perpaduan tiga warna ini nanti menghasilkan warna yang tingkat kecerahannya memiliki warna yang dihasilkan oleh CMYK. RGB juga terkadang dinamakan sebagai warna additive. Artinya, warna teresebut dipilih dengan tujuan untuk mempresentasikan gambar melalui layar atau secara visual. Jadi, warna yang anda lihat pada layar monitor di televisi, LCD, komputer, dan lain sebagainya merupakan warna yang berasal dari RGB.

Layar komputer menggunakan warna RGB karena pada dasarnya layar tersebut memiliki latar belakang berwarna hitam. Jadi, RGB merupakan warna yang nanti akan berbagi intensitas cahaya yang berfungsi untuk mencerahkan warna latar belakang tersebut. Selain itu, warna RGB merupakan warna yang lebih jelas dan terang. Warna ini juga bisa menghasilkan file dengan ukuran yang lebih kecil ketika anda simpan.

RGB juga menjadi warna terbaik untuk tampilan visual pada website. Maka tidak heran jika para desainer grafis lebih memilih untuk menggunakan warna RGB ketika mendesain menggunakan aplikasi mereka. Namun memang desain dari warna RGB harus dikonversi ke CMYK terlebih dahulu sebelum desain atau gambar tersebut akan dicetak. Alasannya karena warna pada mesin percetakan hanya mengenali warna CMYK.

Baca juga : Memahami fungsi stiker label kemasan pada promosi produk

Warna CMYK

CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Warna ini pasti sering anda temukan di printer karena memang printer menggunakan 4 dasar warna tersebut. Perpaduan dari warna Cyan, Magenta, dan Yellow akan menghasilakan warna hitam. Warna CMYk juga dinamakan sebagai warna subtractive. Warna CMYK dipakai untuk memberikan keseimbangan terhadap latar belakang putih.

Contohnya ketika anda ingin mencetak gambar di kertas, maka warna CMYK merupakan pilihan terbaik. Model warna yang bertipe CMYK lebih tepat anda simpan dengan format JPEG. Sampai sekarang, warna CMYK masih menjadi warna standar di dalam percetakan digital, rotogravure, percetakan offset, litografi, letterpress, sampai dengan teknik mencetak secara konvensional seperti sablin.

Jadi, ketika anda ingin mencetak sebuah gambar dengan kualitas yang baik, maka pastikan keempat warna ini tersedia. Jika tidak, maka hasil cetakannya malah kurang optimal dan bisa membuat warna gambar yang anda cetak malah terlihat kurang menarik.

Baca Juga : Mengapa Membuat Label Makanan penting bagi produk anda

Cara Mengubah Format Warna dari RGB Ke CMYK

  1. Mengubah Format Warna RGB ke CMYK di Adobe Photoshop

konversi RGB ke CMYK- Digital printing semarang

Gambar 3. Cara Konversi RGB ke CMYK pada Adobe Photosop ( sumber : solusiprinting.com )

Di sini kami akan menjelaskan langkah-langkah untuk mengubah format warna dari RGB ke CMYK di Adobe Photoshop.

  • Pertama, anda masuk ke Image dan kemudian pilih Mode. Setelah itu, anda tinggal mencari CMYK Color dan tinggal anda pilih.
  • Anda akan melihat ada tiga perintah, yaitu Flatten, Cancel, dan Don’t Flatten. Anda pilih Don’t Flatten.
  • Anda juga akan melihat tinga perintah. Pilih perintah yang ketiga yaitu Don’t Rasterize.
  • Klik OK
  • Sekarang dokumen anda sudah berganti warna dari RGB ke CMYK.
  1. Mengubah Format Warna RGB ke CMYK di Corel Draw

Konversi RGB ke CMYK pada Corel draw

Gambar 3. Cara Konversi RGB ke CMYK pada Corel Draw ( sumber : solusiprinting.com )

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Anda pilih gambar yang akan anda ubah tipe warnanya.
  • Anda pilih Fill Tool
  • Klik Fill Color Dialog
  • Anda pastikan bahwa anda memilih format warna CMYK
  1. Mengubah Format Warna RGB ke CMYK di Adobe Indesign

  • Pilih Window – Swatches serta Window – Color.
  • Anda klik dua kali pada Color di Swatches
  • Anda tinggal menggantinya ke CMYK serta color types ke Process

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan terkait perbedaan warna RGB vs CMYK.  Jangan sampai salah mengaplikasikan  format warna tersebut ke desain yang anda buat. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi para sahabat digibook.

Artikel terkait : Digital Printing Semarang

Digibook Promotion
Creating Happiness

Related Keyword :

perbedaan cmyk dan rgb, kombinasi warna cmyk dan rgb, rgb adalah, fungsi warna cmyk dan rgb, cmyk adalah, sebutkan dan jelaskan perbedaan antara warna rgb dan cmyk, rgb cmyk untuk print, makalah cmyk dan rgb, Cetak stiker label kemasancetak stiker semarang, percetakan stiker semarang, digital printing semarang, souvenir promosi perusahaan,percetakan spanduk semarang, stiker vynil label kemasan, jasa percetakan stiker, cetak mug printing, cetak stiker label semarang, cetak lanyard custom printing, cetak a2 semarang, semarang print center, percetakan online stiker label, stiker kemasan, stiker label makanan, stiker label custom dan stiker print & cut di semarang, vendor flashdisk custom semarangpercetakan flashdisk promositumbler promosi semarangprodusen barang promosi perusahaan

Dapatkan Informasi Lebih Lanjut!

ToniGetaHendrawanKontakEmail